Product placement...

Zaman sekarang sebagian orang udah mulai bosan dan muak dengan dominasi korporat. Salah satu perwujudannya kadang2 gua lihat dalam dunia perfilman, terutama film Hollywood. Udah ada yang protes dengan sesuatu yang bernama product placement.

Yang dimaksud product placement adalah penggunaan barang atau penampilan iklan dari merk yang beneran ada di dunia nyata. Jadi kaya iklan terselubung gitu. Sebenarnya emang wajar aja kalau para produsen pingin numpang masang iklan di film2, yang bakal ngeliat kan banyak, dan emang itulah fungsi iklan.

Dari segi filmnya sendiri, menurut gua sebenarnya penggunaan produk beneran juga bisa ngasih efek positif, misalnya:

  • Bikin penonton lebih familiar sama dunia di dalam film. Misalnya James Bond dikasih liat pakai jam tangan Omega, naik Aston Martin, sama minum Smirnoff, untuk menekankan gaya hidup dia yang bergelimang kemewahan (kecuali waktu ditangkap tentara Korut, hehe). Back to The Future, I, Robot, sama Minority Report juga nampilin beberapa merk kaya Nike, Audi, Lexus, sama Gap. Di Toy Story, beberapa mainannya beneran dijual di toko (bukan sebagai merchandise film), kaya Mr. Potato Head (yang bilang "I'm from Playskool") sama Etch-A-Sketch.
  • Efek komedi. Waktu nonton Evolution gua ngakak ngeliat monsternya berhasil dihabisi pake shampo Head & Shoulders. Huahaha! Udah gitu katanya tiga pemeran utama filmnya di akhir film sok2 bikin parodi iklan Head & Shoulders juga... Ada lagi di Batman & Robin, parodi iklan kartu Visa waktu Batman ngeluarin Batcard.

Tapi tentunya product placement nggak akan diprotes kalau nggak dirasa mengganggu. Ini contoh beberapa kasus product placement yang gua pernah liat dan rasanya mengganggu:

  • The Island: Masa di sanctuary terakhir manusia perlu2nya dikasih liat barang2 bermerk Puma sama XBox? Katanya dunia luar udah nggak bisa dihuni... Pantesan rahasianya bocor :-P
  • I, Robot: "Converse, vintage 2004" Dialog itu menurut gua bener2 nggak penting. Ditambah lagi Det. Spooner (Will Smith) diceritain ngoleksi barang2 abad 20, jadi filmnya punya kesempatan nampilin CD player JVC, dll.
  • Splinter Cell: Pandora Tomorrow: Ini bukan film, tapi game. Beberapa kali adegan yang melibatkan HP perlu2nya diclose-up biar ketahuan bentuknya Sony Ericsson P910i sama T630, lengkap dengan Memory Stick. Salah satu orang yang ditemui Sam sok2 komentar lg tentang P910i, "Nice PDA." Lagian emangnya HP gituan cukup kuat dan canggih ya dibawa nyusup2?
  • Tusuk Jelangkung: Film ini, selain mirip video klip, juga mirip iklan Honda Stream. kalau nggak salah semua tokohnya juga doyan Lipton Ice Tea. Atau itu Jelangkung pertama ya?

Jadi, product placement itu baik atau buruk? Menurut gua sih, seperti segala sesuatu di dunia ini, tergantung. Kalau product placement bikin filmnya jadi janggal, maksa, atau semacamnya, ya jelas jelek. Tapi sisi baiknya ya itu tadi, bikin dunia dalam film jadi lebih nyata dan membantu penonton menyatukan dunia dalam film dengan dunia nyatanya sendiri.

Menurut loe?

                            

Iklan Tahun 90-an...

Setting: beranda rumah/villa
Dramatis Personae: Sri (S), Cowok Keren (CK)

CK sedang duduk di tangga beranda, motor gedenya diparkir di sebelahnya. S keluar dari rumah ke beranda dan mendengar CK berbicara.

CK: Sri... aku sayang kamu...
S: (ke dirinya sendiri) Dia tahu namaku?
CK: Aku ingin selalu bersamamu, Sri...
S: (ke CK) Mmm... maksudmu... aku?
CK: (menyadari S memperhatikannya sejak tadi, tersenyum) Bukan, tapi Sri yang ini. (menunjukkan kotak rokok) Gudang Garam Sriwedari.
S: (kecewa) Oh...
CK: Tapi sebenarnya... aku juga suka kamu.
S: (sumringah) YESS!!!

Pasangan baru itu pun mengobrol di tangga beranda. Kamera zoom out, menampilkan close-up kotak rokok Gudang Garam Sriwedari.

Huahaha... iklan jadul banget tuh... Tapi gua nggak hafal kata-kata indahnya si CK, jadi ngarang sendiri.
BTW nama Sri, yang dimodifikasi jadi Shri, gua pakai untuk memanggil salah satu orang yang cukup "dekat" dengan gua. Padahal nama dia nggak ada Sri-nya...

UPDATE: Iseng2 browsing, dapatlah gambar kotak rokoknya! Kecil sih...I

Wiro Sableng OST!!

Hm, sebenarnya gua lagi ada beberapa ide posting, tapi sampai gua sempat nulis nikmatin yg ringan2 aja ya...

Soundtrack film silat lokal yg paling yahoy!!

YEAHAHAHAHAAAAA!!!

_____________________
_______________ gagah perkasa
Siapa dia? Wiro Sableng!
Pembela kebenaran, pembasmi kejahatan
Itulah dia! Wiro Sableng!
Sikapnya lucu, tingkahnya aneh
Seperti orang yang kurang ingatan dan tak sadar
Dia selenge'an tapi cinta damai
Wiro Sableng disukai banyak orang
Wiro Sableng, dasar sableng
Gurunya gendeng, muridnya SABLENG!!

Aku melangkah menyusuri dunia
Mencari arti kehidupan
Walau rintangan menghalangi
Aku tetap tabah menghadapinya
Sibakkan tirai yang menyelimuti diri
Meraih satu ketulusan
Tegakkan keadilan seluruh jagad insani
Cahaya kemenangan menyatu hati nurani

Wiro, Wiro Sableng
Sinto, Sinto Gendeng
Muridnya sableng?
Gurunya gendeng?

Wiro Sasono, itu nama aslinya
Lahir dari ibu bernama Suci
Dengan ayah yang bernama Raden Ranawolang
Dan dibesarkan oleh seorang guru
Bernama Sinto Weni
Alias Eyang Sinto Gendeng
Atau Sinto, Sinto Gila

Wiro Sableng mewarisi sebuah senjata sakti
Berupa kapak
Bermata dua
Berhulu satu
Berkepala naga
Kapak Naga Geni 212 namanya
Senjata pamungkasnya Wiro Sableng
Yang hebat
Yang siap membasmi orang-orang jahat!!

Angka 212 memiliki makna di dalam kehidupan
Dalam diri manusia terdapat dua unsur
Ingat dunia ingat Tuhan
Segala yang ada di dalam dunia ini
Terdiri atas dua bagian
Yang berlainan namun merupakan pasangan
Semuanya tak dapat terpisahkan...

Wiro, Wiro Sableng
Sinto, Sinto Gendeng
Wiro, murid sableng
Sinto, guru gendeng

Muridnya sableng?
Gurunya gendeng?

Hehe... kalau diperhatiin ada bagian yang cuma dikasih sederetan underscore. Itu tandanya gua lupa apa kata2nya. Yang gua ingat pun belum tentu benar semua...

Jadi, kalau misalnya loe tahu lirik yang gua lupa atau salah, tolong kabarin ya! Boleh lewat comment, e-mail, YM, atau message FS.

Lebih bagus lagi... kalau loe bisa ngasih gua rekaman soundtracknya! Waah, gua akan sangat berterima kasih... Hehe...